Kamis, 14 Januari 2016

Perubahan dan Pengembangan Organisasi



Faktor Perubahan

Ø Lingkungan yang bersifat dinamis, kompleks dan terkadang tidak dapat diprediksikan membuat organisasi harus melakukan perubahan secara berkelanjutan.
Ø Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan berasal dari dalam maupun dari luar organisasi.

- Faktor internal: tujuan,strategi dan kebijakan organisasi, kegiatan, dan teknologi yang digunakan.

-Faktor eksternal: politik, pendidikan, ekonomi, sosial, kebudayaan, dan teknologi.

Ø Lingkungan yang bersifat dinamis, kompleks dan terkadang tidak dapat diprediksikan membuat organisasi harus melakukan perubahan secara berkelanjutan.
Ø Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan berasal dari dalam maupun dari luar organisasi.
- Faktor internal: tujuan,strategi dan kebijakan organisasi, kegiatan, dan teknologi yang digunakan.
- Faktor eksternal: politik, pendidikan, ekonomi, sosial, kebudayaan, dan teknologi.


Manajer: Agent of Change

Agent of changeadalah seseorang atau sekelompok orang yang berusaha mengubah perilaku orang lain atau sistem sosial yang ada.
Top-down change: perubahan yang ditentukan oleh manajemen tingkat atas, umumnya bersifat strategis dan komprehensif.
Bottom-up change: usul perubahan berasal dari individu yang ada dalam organisasi, didukung oleh manajer menengah dan tingkat bawah sebagai agen perubahan.


Jenis Perubahan

Perubahan tidak terencana (unplanned change)
Ø Perubahan bersifat spontan, tanpa ada arahan dari agen perubahan, misal: pemogokan liar yang membuat pabrik tutup, atau konflik interpersonal yang menghasilkan prosedur baru dalam hubungan antar departemen.

Perubahan terencana (planned change)
Ø Perubahan dihasilkan oleh usaha-usaha yang dilakukan oleh agen perubahan. Perubahan ini merupakan respon dari adanya perbedaan antara apa yang diharapkan dan kondisi aktual (performance gap).


Target Perubahan

Tugas: sifat dasar pekerjaan yang ditunjukkan oleh misi, tujuan dan strategi organisasi serta desain pekerjaan untuk individu/kelompok.
SDM/personalia: perilaku dan kemampuan karyawan serta sistem SDM yang mendukungnya.
Budaya: sistem nilai yang dimiliki organisasi secara keseluruhan serta norma yang mengarahkan perilku individu/kelompok.
Teknologi: teknologi untuk mendukung desain pekerjaan, mengatur aliran kerja, dan mengintegrasikan manusia dan mesin dalam sistem kerja.
Struktur: susunan organisasi sebagai sistem kompleks termasuk birokrasi, jalur wewenang dan komunikasinya.


Tahapan Perubahan

Unfreezing
Ø Orang merasakan adanya kebutuhan untuk berubah dan mempersiapkan diri untuk perubahan tersebut.
Ø Hal ini dapat dilakukan dengan:
- Membangun hubungan baik dengan orang-orang yang terlibat dalam perubahan
- Membantu orang menyadari bahwa perilaku lama tidak efektif
- Meminimalkan resistensi terhadap perubahan

Changing
Ø Tahapan implementasi perubahan, orang mulai mencoba perilaku baru dengan harapan akan menaikkan efektifitasnya.
Ø Hal ini dapat dilakukan dengan:
- Mengidentifikasi perilaku baru yang lebih efektif
- Memilih perubahan yang tepat
- Mulai melakukan perubahan

Refreezing
Ø Tahapan dimana orang memandang bahwa perilaku baru yang telah dicobanya selama periode “changing” menjadi bagian dari orang tersebut.
Ø Hal ini dilakukan dengan:
- Menciptakan penerimaan dan keberlanjutan terhadap perilaku baru.
- Meneyediakan dukungan sumber daya yang diperlukan.
- Menggunakan reward berbasis kinerja dan penguatan positif.


Strategi Perubahan

Shared Power Strategy
Ø Strategi yang melibatkan partisipasi dari pihak-pihak yang terlibat untuk melakukan perubahan sesuai dengan nilai, kebutuhan maupun tujuan individu/kelompok.
Ø Manajer memerlukan reference powerdan ketrampilan untuk bekerja efektif bersama berbagai pihak.
Ø Perubahan ini memerlukan waktu yang cukup lama, namun perubahan tersebut akanlebih tahan lama dan terinternalisasi dalam diri masing-masing.


Pengembangan Organisasi

Ø Pengembangan organisasi (organization development/OD) adalah suatu usaha jangka panjang untuk meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghadapi kondisi lingkungan dan menyelesaikan permasalahannya.

Ø OD bisa dikatakan sebagai “perubahan terencana plus”, dimana OD menciptakan suatu perubahan dengan suatu cara yang membuat anggota organisasi dapat mengembangkan kemampuannya untuk secara aktif terus melanjutkan pembaharuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar